Logo PotretSulsel.com

OPINI : Jejak Pengabdian A Nurhidayati Z di DPRD Sulsel, Layakkah Dipilih Kembali?

13 Juli 2018 - 828 views

A A A

Reading Time: 4 minutes
Ket. Foto:
Anggota DPRD Sulsel, A. Nurhidayati Z

POTRETSULSEL – “Tak ada orang yang sempurna dan tak ada orang yang mampu memuaskan semua orang”, Adagium ini sangatlah benar. Hal ini adalah sunnatullah, karena semua manusia diciptakan pasti ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Begitupun dengan sosok A. Nurhidayati Z yang akrab disapa A. Etti, salah satu anggota DPRD Sulawesi Selatan yang terpilih 2014 lalu dari Dapil Soppeng dan Wajo.

Dari 7 anggota DPRD Sulsel terpilih, A. Etti termasuk Caleg yang tidak diperhitungkan oleh beberapa kalangan untuk terpilih di Pileg 2014 lalu. Selain pernah gagal pada Pileg sebelumnya, A. Etti juga harus bersaing dengan figur yang tidak diragukan ketokohannya dan memiliki kemampuan finansial yang mumpuni.

Namun ternyata Allah berkehendak dan menakdirkan Ia terpilih dan berhak atas kursi terakhir (kursi ke-7) dari Dapil Soppeng-Wajo dengan total perolehan 9.055 suara, dengan rincian 6.364 suara masyarakat Soppeng dan 2.691 suara masyarakat Wajo. Ini suara yang sangat kecil dibanding Caleg yang terpilih dari Dapil Soppeng-Wajo lainnya.

Berdasarkan rekapitulasi KPU Sulsel diketahui dari Dapil Soppeng-Wajo, ada Caleg yang terpilih dengan suara 28 ribu lebih, ada juga yang terpilih dengan suara 18 ribu. Dan ini proses demokrasi yang harus kita hargai sebagai pilihan mayoritas masyarakat Soppeng dan Wajo.

Namun ternyata suara yang minoritas, tidak menyurutkan niat dan langkah A. Nurhidayati Z untuk memberikan yang terbaik. Saya berani mengatakan (ini subjektif, bisa benar bisa salah), walaupun memiliki suara paling sedikit dibanding Caleg yang lain, namun kehadiran A. Nurhidayati Z memberikan dampak yang sangat luar biasa kepada masyarakat Soppeng-Wajo secara umum, bukan hanya untuk yang memilihnya.

Sekilas Jejak Perjuangan A Nurhidayati Z di DPRD Sulsel

Selama duduk di DPRD Sulsel, jejak pengabdian A. Nurhidayati Z terekam baik dalam memori ingatan sebagian masyarakat Sulsel, khususnya masyarakat Soppeng-Wajo. Tak hanya itu jejak digital perjuangannya terekam dalam berbagai pemberitaan media yang masih bisa diakses hingga hari ini. (Cukup search (cari) di Google “Andi Nurhidayati PPP” kita bisa menemukan jejak srikandi Soppeng-Wajo dalam memperjungkan aspirasi masyarakat).

Di DPRD Sulsel, Ia pernah duduk di 3 (tiga) komisi yang memiliki bidang yang berbeda. Yakni, Komisi B (yang membidangi diantaranya Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan), Komisi E (yang membidangi diantaranya Pendidikan, Agama, Kesehatan dan Gender), dan Komisi D (yang membidangin diantaranya infrastruktur jalan dan jembatan).

Dari 3 komisi tersebut adalah beberapa hal yang sangat luar biasa dan fenomenal diperjuangkannya. Diantaranya saat di Komisi B, Ia berhasil memperjuangkan nasib Petani Sutera Soppeng dan Wajo hingga ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan menghasilkan revisi Peraturan Menteri Kehutanan No: P.56/Menhut-II/2007 tentang pengadaan dan peredaran telur ulat sutera.

Dan akhirnya hari ini, Petani Sutera bisa mengimpor bibit Sutera yang berkualitas dari Cina, dan hasilnya bisa dilihat langsung dan ditanyakan kepada masyarakat petani sutera di Kampung Sabbeta Desa Pising Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng dan kepada Ketua Koperasi Sutera Kabupaten Wajo.

Saat berada di Komisi E, ia diperhadapkan pada perubahan regulasi terkait SMA/SMK yang dulunya menjadi tanggung jawab kabupaten dan kemudian dialihkan menjadi tanggung jawab provinsi, dan ini berdampak pada gaji guru honorer SMA/SMK yang 9 bulan tidak cair.

Sebagai Politisi yang lahir dari rahim Guru, ia sempat “mencak-mencak” di DPRD Sulsel bahkan sempat beradu argumentasi di media dengan SKPD yang membidangi hal itu. Dan akhirnya dengan waktu yang tidak begitu lama, ia berhasil memperjuangkan aspirasi guru honorer yang ia dapatkan saat temu konstituen (reses) di salah satu Desa di Kecamatan Marioriawa dan di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng.

Tak sampai di situ saja, setelah pindah ke Komisi D (walaupun baru sekitar 4 bulan) kinerjanya sudah mulai terasa di tengah-tengah masyarakat. Anggaran infrastruktur jalan provinsi di Soppeng sudah mulai terlihat, seperti 8 M berhasil ia kawal untuk poros Soppeng-Batas Sidrap, peningkatan ruas jalan provinsi dalam kota, pemeliharaan jalan yang ia pantau, baik langsung maupun tidak langsung dengan secara berkoordinasi dengan instansi terkait.

Tak hanya di Soppeng, di Wajo pun ia melakukan itu, pengawasan dan koordinasi ia terus lakukan untuk memastikan anggaran tersebut tepat sasaran dengan mengunjungi UPTD Bina Marga Koordinator Wajo beberapa waktu lalu.

Dan yang masih hangat diingatan masyarakat khususnya pengguna media sosial (facebook) saat ia berhasil meminta Dinas PSDA Provinsi meninjau langsung dan melakukan pembenahan saluran irigasi Latenreng di Kecamatan Marioriawa yang terputus, dan akhirnya dianggarkan 200 juta untuk perbaikan.

Tak hanya saluran irigasi, ia juga meninjau langsung dan meminta dinas bina marga provinsi untuk memperbaiki jalan provinsi yang ada di Desa Parenring Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng yang rusak karena intensitas hujan.

Sekilas Kiprah A. Nurhidayati Z di PPP

Selain di DPRD Sulsel, di Partai tempatnya bernaung, Menantu Mantan Bupati Soppeng, Andi Made Alie ini cukup dipercaya dan memiliki prestasi hingga Ia diserahi amanah sebagai Sekretaris Fraksi PPP di DPRD Sulsel, Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Soppeng-Wajo DPW PPP Sulsel, dan Ketua Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) Sulsel.

Bahkan di Pilkada Wajo, Ia menjadi satu-satunya elit PPP Sulsel yang menjadi Juru Kampanye (Jurkam) pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) di Kampanye Akbar yang digelar di Lapangan A. Ninnong Sengkang Kabupaten Wajo, Sabtu (23/6/2018). Dan KPU Wajo menetapkan PAMMASE sebagai pemenang Pilkada Wajo.

Harapan dan Masyarakat Jadi Penentu

Pemilihan Legislatif (Pileg) kini sudah di depan mata. 17 April 2019 mendatang masyarakat Soppeng dan Wajo akan kembali memilih wakilnya, tentu A. Nurhidayati Z berharap bisa terpilih kembali dan melanjutkan pengabdiannya sebagai anggota DPRD Sulsel.

Dan masyarakatlah yang akan menilai, layak atau tidak Ia dipilih kembali membawa aspirasi masyarakat Soppeng dan Wajo di DPRD Sulsel setelah 1 periode, 9.055 suara mengantarnya duduk di Pileg 2014 lalu. 2019, Kitalah yang akan menjadi penentu?

Penulis:
Rahman (Politisi Muda PPP)

Referensi dari beberapa media:
1. http://makassar.tribunnews.com/2016/07/19/andi-nurhidayati-perjuangkan-aspirasi-petani-sutera-sampai-di-jakarta
2. https://inilahcelebes.id/9-bulan-gaji-honorer-belum-terbayarkan-legislator-ppp-ini-akan-lakukan-rapat/
3. https://www.potretsulsel.com/2018/07/04/saluran-irigasi-latenreng-soppeng-terputus-begini-respon-legislator-sulsel-a-nurhidayati/
4. https://tribuncelebes.com/2018/06/30/jalan-provinsi-rusak-diguyur-hujan-di-soppeng-legislator-ppp-sulsel-a-nurhidayati-angkat-bicara/
5.Halaman Facebook A. Nurhidayati Z, https://www.facebook.com/andi.etti.ppp/

Tags: , ,

Categorised in: ,


© PotretSulsel.com 2018 - Powered By: Anak Daeng