Logo PotretSulsel.com

IWO Sulsel Sayangkan Kekerasan Terhadap Wartawan Kembali Terjadi

9 April 2018 - 114 views

A A A

Reading Time: 2 minutes
Ket. Foto:
Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir

POTRETSULSEL, MAKASSAR – Aksi kekerasan kembali dialami salah seorang wartawan media online di Kota Makassar, Andis. Ia menjadi korban pengeroyokan dilakukan sejumlah oknum anggota Brimob Polda Sulsel.

Kejadian itu terjadi tepat di lantai 2 Gedung DPRD Kota Makassar, Senin (9/4/2018) sekitar pukul 13.00 wita.

Dari cerita korban, Andis mengatakan, awalnya dirinya hendak liputan. Dalam keadaan itu juga dirinya merekam aksi pembubaran massa pendukung paslon calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Danny Phomanto-Indira (DIAmi).

“Tiba-tiba saya juga disuruh pergi padahal saya sudah perlihatkan kartu identitas media. Berkali-kali saya perlihatkan kartu, polisi yang berseragam hitam itu tetap saja menyeret saya,” kata Andis yang mengalami rasa sakit pada bagian kepalanya.

Menurut Andis, massa yang digiring turun kelantai 2 oleh pihak kepolisian. Dirinya juga sempat dipukul menggunakan pentolang oleh oknum Brimob Polda Sulsel. Ironisnya, Andis sempat dibuang kebawah oleh oknum polisi tersebut.

“Saya bisa selamat ketika humas DPRD Makassar bilang saya dari media. Setelah itu kembali lagi saya dipukul kembali pada saat mencari oknum Brimob tersebut,” jelasnya.

Terkait peristiwa tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel, Zulkifli Thahir angkat bicara. “Kami sangat menyayangkan oknum brimob yang mengeroyok wartawan padahal wartawan tersebut sudah memperlihatkan kartu identitasnya namun tidak digubris”.

“Kami dari IWO Sulsel sudah melayangkan surat terbuka kepada Kapolda Sulsel untuk segera menindak oknum brimob yang melakukan kekerasan kepada wartawan media online”, sambung Abang Chuleq sapaan akrabnya.

Ketua IWO Sulsel berharap agar kekerasan terhadap wartawan jangan terulang lagi dan peristiwa tadi adalah yang terakhir. (*)

Editor: Eno
Tags: ,

Categorised in: , ,


© PotretSulsel.com 2018 - Powered By: Anak Daeng