Logo PotretSulsel.com

Gara-Gara Warganya Dukung PAMMASE, Oknum Kades Putuskan Aliran Listrik

12 Februari 2018 - 240 views

A A A

Reading Time: 1 minute
Ket. Foto:
Ambo Asse saat mendatangi kantor Panwaslu Wajo

POTRETSULSEL, WAJO – Salah seorang warga di Kabupaten Wajo, Ambo Asse diduga mendapat perlakuan sewenang-wenang dari kepala desanya di Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniang Pajo.

Ia mendadak mendapat surat pindah kependudukan lantaran diduga mempertahankan dukungannya kepada calon bupati dan wakil bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE).

“Saya menduga, pak kades mengeluarkan surat pindah kependudukan gara-gara beda dukungan di Pilkada Wajo,” ucap Ambo Asse, Senin (12/2/2018).

Tak cuma mendapat surat pindah, aliran listrik di rumah Ambo Asse juga dicabut. Pria ini memang mengambil listrik di rumah kepala desa tersebut.

Atas kondisi itu, Ambo Asse sudah melaporkan hal yang dialaminya ke Panwaslu Wajo. Ia berharap Panwaslu Wajo bisa menindaklanjuti aduannya atas tindakan sewenang-wenang oknum kades tersebut.

“Saya berharap nantinya rekomendasi Panwaslu kepada pemerintah terkait pelanggaran netralitas kepala desa bisa ditegakkan,” pintanya.

Larangan dan sanksi kades berpolitik praktis, termasuk pilkada, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri No 273/3772/JS tertanggal 11 Oktober 2016 sebagai penegasan Pasal 70 Undang-Undang (UU) No 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi UU.

Pasal 71 ayat (1) UU No 10/2016 menyebutkan, pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri dan kepala desa atau sebutan lain lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. (*)

Reporter: Andih
Editor: Eno’
Tags: ,

Categorised in: , ,


© PotretSulsel.com 2018 - Powered By: Anak Daeng