MENU

50 Kader Muslimat NU Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Desember 7, 2017 7:02 pm - 75 views
Ket. Foto:
Pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Grand Saota di Jl. Bukit Tujuh Wali-Wali Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Kamis (7/12/2017)

POTRETSULSEL, SOPPENG – Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Kewirausahaan dan Koperasi, Guna meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan usaha Koperasi kader Nahdhiyyin.

Pelatihan yang dipusatkan di Hotel Grand Saota di Jl. Bukit Tujuh Wali-Wali Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 7-9 Desember 2017 dan diikuti 50 peserta utusan PC Muslimat NU Kabupaten Soppeng 15 orang, Kabupaten Wajo 10 orang, Kabupaten Bone 10 orang, Kabupaten Sidrap 10 orang, serta perwakilan Kota Makassar 5 orang.

Panitia pelaksana, Syamsu Nujum dalam kata pengantarnya mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk mendorong peningkatan jumlah wirausaha melalui motivasi berusaha dan jejaring, sehingga masyarakat dapat memahami secara baik permasalahan yang dihadapi dalam berusaha.

Ketua PW Muslimat NU Sulsel, Majdah M. Zain, menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai langkah persiapan peningkatan kapasitas pengurus Muslimat NU dalam rangka menjalankan visinya sebagai perempuan Aswaja yang berkontribusi dalam pembangunan Bangsa.

“Ini meningkatkan kapasitas warga Muslimat NU untuk berkontribusi terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan dan keummatan sebagaimana titipan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU yang mengharapkan agar perangkat-perangkat layanan Muslimat NU diaktifkan,” ujar Majdah dalam sambutannya.

Sementara Kadispora Soppeng Asiz Makmur, mengatakan bahwa peningkatan sumber data manusia melalui pelatihan kewirausahaan merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas usaha dan melahirkan wirausaha yang inovatif, kreatif dan mandiri serta berdaya saing.

“Pelatihan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi SDM dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), kebutuhan akan SDM yang handal untuk menghadapi kompetisi tersebut bukan hanya sekedar komunikasi namun pengetahuan dan kemampuan/skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM,” kata Asiz Makmur dalam sambutannya.

“Saya juga berharap agar segenap peserta mengikuti pelatihan ini dengan sepenuh hati agar apa yang menjadi tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini dapat terwujud,” ujar Ketua Tanfidziyah NU Soppeng ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Soppeng, Anggota Forkopimda, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Soppeng.

Reporter: AFR
Editor: Eno’
Tags:


BERANDA
NASIONAL NEWS PENDIDIKAN SPORT
POLITIK AGAMA TEKNO OPINI